Asal Usul dan Legenda Desa

Sejarah Desa Rindu Hati kaya akan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun. Menurut legenda, nama 'Rindu Hati' berasal dari kisah Putri Dayang Perindu. Sang putri melarikan diri dari kerajaannya untuk menghindari perjodohan dan menemukan kedamaian di lokasi yang kini menjadi desa ini. Kisah ini melambangkan ketenangan dan keindahan alam yang membuat siapa pun merindukan tempat ini.

Selain itu, desa ini juga menjadi bagian penting dari legenda Putri Gading Cempaka dan situs bersejarah Batu Perahu (Buteu Jung), sebuah batu besar yang menyerupai perahu dan diyakini sebagai peninggalan zaman dahulu. Berkat inisiatif dan kerja keras Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Duatei Mandiri, potensi sejarah dan alam ini berhasil dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik dan resmi dibuka untuk umum pada 25 Desember 2020.

image

11

Potensi Wisata

4

Situs Sejarah

500+

Kepala Keluarga

2020

Tahun Diresmikan

Struktur Pemerintahan Desa

Desa Wisata Rindu Hati dikelola oleh pemerintahan desa yang berdedikasi dan BUMDes yang aktif dalam mengembangkan potensi lokal.

image

(Nama Kepala Desa)

Kepala Desa

image

(Nama Ketua BUMDes)

Ketua BUMDes Duatei Mandiri